Ada sekitar 5.500 anak-anak tingkat Taman kanak-kanak /MI, mangadakan demo di alon-alon dan Pendopo, demo tersebut tidak menuntut SPP Gratis, namun mereka mengadakan demo lomba melukis dan mewarna. Alon-alon yang biasanya dimanfaatkan olah raga siswa-siswi sekolah dan masyarakat sekitar,kini berubah seperti lautan anak-anak, terik matahari yang menyengat tubuh mereka, seolah tak di hiraukan, mereka sibuk dengan pastel dan alat lukisnya untuk mewarnai dan menggambar. Sedang yang lainya yang tidak kebagian tempat melukis, mereka memanfaatkan tempat-tempat duduk di alun-alun sebagai media melukis, dan sebagaian besar menyerbu di Pendopo Kab Gresik.

Bupati Gresik Dr.Ir. H. Sambari Halim Radianto, ST. M.Si saat membuka lomba menjelaskan hendaknya kegiatan /ajang lomba ini terus dilaksanakan, selain sebagai wadah pengembangan bakat anak-anak juga sebagai bukti kreatifitas anak-anak. Dengan lomba semacam ini akan membangkitkan keberanian dan rasa kejujuran bagi anak-anak, ini sangat baik bagi mereka, karena mereka merupakan penerus/generasi Bangsa yang perlu mendapat bimbingan dan arahan ke depan.

Bupati juga mengingatkan bahwa untuk menciptakan generasi Penerus yang handal dan mampu, di perlukan pendidikan yang baik dan maju. Pendidikan formal harus di awali dari Taman Kanak-kanak ini sangat penting dalam membentuk karakter siswa. Jadi dalam pendidikan formal perlu adanya keseimbangan, sehingga pendidikan di tingkat taman kanak-kanak tidak di kesampingkan. lomba lukis dan mewarnai tingkat TK/MI sekabupaten Gresik yang dilaksanakan di alon-alon kemarin ditandai dengan pemotongan tali balon, ikut mendampingi Bupati,
ketua PGRI Gresik Drs. Mulyono, ketua IGTKI dan Pejabat terkait.

Pada kesempatan yang sama ketua IGTKI Kab Gresik nyonya Hj Nafiatus Sya”adah menjelaskan lomba lukis dan mewarnai tingkat TK/MI ini di ikuti 5.500 peserta TK/MI dari 10 kabupaten, sekaligus sebagai salah satu rangkaian Hardiknas 2011. Kami sengaja tidak melibatkan kecamatan lain, karena tempatnya cukup jauh dan akan merepotkan mereka. Kami sangat terkejut dengan jumlah peserta yang sangat membluk, hingga masih banyak anak-anak yang tidak mendapat tempat, sehingga mereka terpaksa memanfaatkan di bawah pohon untuk melakukan lomba. Di samping itu juga di Pendopo. (dwi)
‘, ‘There are about 5,500 children a child-level Park / MI, mangadakan demo in Alon-Alon and Hall, demos are not demanding free tuition, but they held a demo of painting and coloring contest. Alon-Alon traditionally used sports school students and surrounding communities, ocean current changes such as children, the scorching sun that stung their bodies, as if not on ignore, they are busy with pastels and painting tools to paint and draw. Is being used by other places that do not goto the paint, they take advantage of places to sit in the plaza as a medium of paint, and most invaded in Gresik Regency Hall.

Gresik Regent Dr.Ir. H. Halim Sambari Radianto, ST. M. Si at the opening race should explain the activities and this race continues to be implemented, other than as a forum for talent development of children as well as evidence of creativity in children. With this kind of competition would generate a sense of courage and honesty to children, this is very good for them, because they are the successors / generation Nations that need guidance and direction to the front.

Regents also reminded that the successor generation to create a reliable and capable, in need of good education and move forward. Formal education should be at start of kindergarten is very important in shaping students” character. So in formal education need to be a balance, so that education at the kindergarten level is not ruled out. painting and coloring contest the level of TK / MI Sekabupaten Gresik held in Alon-Alon was marked yesterday with a rope cutting balloons, come to accompany the Regent, PGRI chairman Gresik Drs. Mulyono, chairman IGTKI and officials concerned.

On the same occasion chairman IGTKI Gresik, Mrs. Hj Nafiatus Sya”adah explain painting and coloring contest Kindergarten / MI in 5500 participants follow TK / MI from 10 districts, as well as one of a series of Education Day 2011. We deliberately did not involve other districts, because the place is quite far and will be making them. We were very surprised by the number of participants is very membluk, until there are still many children who do not have a place, so they are forced to use under trees to make the race. In addition, also in the Hall. (dwi)