Masih dalam rangkaian peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa 2008, SMPN 4 Gresik mengelar Adiwiyata Expo (AE) yang dimulai pada hari Sabtu, 15 Nopember 2008 di halaman sekolah yang terletak di Jalan Proklamasi, Gresik. Acara tersebut diadakan bertepatan pada saat orang tua siswa mengambil rapor tengah semester putra-putri mereka. Acara yang dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gresik, Drs. Chusaini Mustas, M.Pd ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat maupun siswa. Hal itu terlihat pada sesaknya halaman sekolah oleh wali murid maupun siswa. Bahkan, saking antusiasnya sebelum AE resmi dimulai, hasil karya para siswa ludes terjual. Ada sekitar 20 stan dibuka oleh siswa, diantaranya menjual minuman yang terbuat dari bunga rosela kering (merang), lidah buaya, hingga alang-alang. Bunga rosela kering disulap menjadi minuman teh. Teh merang tersebut bermanfaat bagi manusia karena bisa memperbaiki metabolisme, menurunkan kolesterol, serta mengurangi kadar gula dan lemak dalam tubuh. Mereka menjual secara kemasan, berupa minuman dalam botol maupun bahan jadi. Demikian juga lidah buaya. Semua bahan tersebut diperoleh di lingkungan sekolah mereka. Sejak SMPN 4 Gresik ditetapkan sebagai sekolah berwawasan lingkungan hidup oleh Kementerian Lingkungan Hidup tiga tahun silam, hampir semua lahan yang tersisa dimanfaatkan oleh siswa, mereka menanami dan merawat pohon-pohon tersebut di sela-sela istirahat jam sekolah. Selain minuman, para siswa juga memanfaatkan barang bekas untuk kerajinan. Diantaranya, batok kelapa digunakan sebagai entong. Lalu, botol bekas minuman mineral disulap menjadi vas bunga. (sumber:www.jawapos.com)