Baru kali ini saya memberi sambutan di depan umum sejak saya dilantik pada Senin lalu., demikian Wakil Bupati Gresik, Drs. Mohammad Qosim, M.Si mengawali sambutannya didepan segenap Pengurus dan anggota Muslimat PC NU Gresik pada acara halal Bihalal dan pelantikan pengurus PC Muslimat NU masa bakti 2010 -2015 yang berlangsung di Aula Masjid Agung Gresik (MAG) Rabu, (29/9).

Selain Wakil Bupati, Halal Bihalal dan pelantikan Pengurus PC Muslimat NU Gresik dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Gresik, Ibu Sambari Halim Radianto, Pimpinan PW Muslimat NU Jawa Timur, Dra, Masruroh Wahid, M.Si, Pimpinan PC Muslimat NU Gresik yang akan dilantik Nafiatus Saadah serta 37 orang Pengurus PC Muslimat NU Gresik periode 2010 – 2015 (yang akan dilantik) serta segenap anggota.

Selanjutnya Wabup mengajak untuk bersama-sama membangun Gresik, Kalau pada masa lalu terjadi perbedaan diantara kita itu hal yang biasa. Mulai saat ini kita hilangkan perbedaan itu dan bersama-sama warga masyarakat Gresik yang lain untuk menjadikan Gresik lebih baik. Pemkab Gresik bertekad untuk memberikan dorongan atas aktifitas segenap Pengurus PC Muslimat NU periode 2010 -2015 Gresik agar lebih berkiprah untuk kemajuan masyarakat Gresik, Ujar Wabup.

Sebelum dilantik untuk yang kedua kalinya, Nafiatus Saadah dalam sambutannya mengatakan, Kami bertekat bahwa organisasi Muslimat ini kedepan akan lebih baik lagi. Tekat itu akan kami bahas pada rapat kerja yang akan berlangsung setelah pelantikan ini. Selanjutnya Nafiatus Saadah mengadopsi tentang Millennium Development Goals (MDGs) adalah delapan tujuan yang diupayakan untuk dicapai pada tahun 2015 merupakan tantangan tantangan utama dalam pembangunan diseluruh dunia, ujarnya.

Menurut Nafiatus Saadah, saat ini PC Muslimat NU Gresik mempunyai anggota sebanyak 6000 orang, membawahi 276 TK/RA, 135 play group, 16 Klinik ibu dan anak (KIA) dan 3 Rumah sakit Islam yang tersebar di 16 kecamatan di Gresik. Beberapa lebaga sosial yang bergerak memberikan bantuan kepada masyarakat miskin / kurang mampu serta yatim piatu. Lembaga lain yang tak kalah pentingnya yaitu keaksaraan fungsional yang membantu dalam pemberantasan buta huruf di tingkat pedesaan. (sdm)
‘, ‘For the first time I gave a speech in public since I was sworn in on Monday., The Vice Regent of Gresik, Drs. Mohammad Qosim, M. Si began his speech in front of the entire Board and a member of the PC Muslimat NU Gresik at the ceremony and the inauguration of kosher bihalal NU PC board service period 2010 -2015 which took place in the Hall of the Great Mosque Gresik (MAG) on Wednesday (29 / 9)

Apart from the Vice Regent, and the inaugural Halal bihalal NU Gresik PC Board attended by the Chairman of TP PKK Kabupaten Gresik, Mother Sambari Radianto Halim, Chairman of East Java NU PW, Dra, Masruroh Wahid, M. Si, Chairman PC NU Gresik to be sworn in Nafiatus Saadah and 37 people board PC NU Gresik period from 2010 to 2015 (which will be appointed) and all the members.

Next Vice invited to jointly build Gresik, “If in the past, there is a difference between us is not unusual. From now on we omit those differences and together Gresik other citizens to make better Gresik. Gresik Regency Government is committed to providing encouragement for all activities of all PC board NU 2010 -2015 period Gresik to be more active for the advancement of society Gresik, Said Vice Regent.

Before the inauguration for a second time, Nafiatus Saadah said in his speech, we determined that this Moslem organization in the future will be even better. Embroidery that we discuss at the meeting which will take place after the inauguration of this. Next Nafiatus Saadah adopted on the Millennium Development Goals (MDGs) are eight goals that sought to be achieved in 2015 represents the main challenges in the development worldwide, he said.

According Nafiatus Saadah, current PC NU Gresik have a member of as many as 6000 people, in charge of 276 kindergarten, 135, play group, 16 Clinic maternal and child health (MCH) and 3 Islamic hospitals in 16 districts in Gresik. Some social lebaga engaged to provide assistance to the poor / underprivileged and orphans. Other institutions are no less important is the functional literacy that help in the eradication of illiteracy in the villages. (sdm)