4 anggota DPRD Propinsi Jawa Timur dapil 10 (Gresik – Lamongan) tadi pagi (selasa 3/4/2012) mengadakan jaring aspirasi masyarakat dan diterima langsung oleh Bupati Gresik di ruang Graeta Eka Praja Kantor Bupati Gresik. Ketua rombongan Nyonya Kartika Hidayati menjelaskan bahwa kehadiran wakil rakyat Dapil 10 ingin menjaring aspirasi di daerah sebagai agenda reses  terkait dengan evaluasi APBD 2011, aspirasi PAPBD 2012 dan APBD 2013, serta beberapa program-program pembangunan yang telah diserap dan program apa saja yang diusulkan ke depan. Karena Gresik sudah terkenal sebagai Daerah agresif  dan inovatif dalam pembangunan tentu banyak kendala dan hambatan menuju ke depan,  untuk itulah kami berkunjung di Gresik guna mencari titik nol dalam pembangunan dengan di mulai dari eveluasi APBD 2012. Yang jelas  ke depan kami akan mengcurkan dana Rp. 200 miiiar untuk Gresik, jelas ketua rombongan.<br><br>Sementara itu wakil Bupati Gresik Drs. Moch Qosim mejelaskan bahwa Gresik sekitar 70% penduduknya hidup di bidang pertanian, dengan demikian dibutuhkan waduk dan irigasi yang baik, karena begitu pentingnya pertanian, hingga Pemkab Gresik membentuk SKPD Badan penyuluh agar perhatian Petani bisa maximal, demikian juga di bidang sosial wakil Bupati juga berharap agar program sosial Pemkab Gresik seperti pemberian dana santunan kematian dan santunan anak yatim agar ditambah dan program pendidikan Rp 1,454 Triliun lebih. Demikian juga PADnya juga mengalami kenaikan. Selian hal tersebut Wabup juga berharap agar  wakil rakyat Dapil 10, bisa memperhatikan dan meningkatkan di bidang pendidikan, kesehatan dan kesejahteraaan masyarakat.<br><br>Sementara itu Bupati Gresik Dr Sambari Halim Radianto M.Si menjelaskan bahwa, ada beberapa poin yang sangat membutuhkan perhatian dan dukungan keuangan dari wakil Rakyat Dapil 10, yaitu, pembebasan lahan bending Gerak sembayat, perbaikan jalan lingkar di P. Bawean. Pembebasan lahan  dan normalisasi kali lamong, serta menyulap telaga ngipik menjadi tempat wisata. (dwi)