Perijinan LPSE E-Planning Layanan GSW JDIH SITOPO ASIAN GAMES 2018      

WARGA GRESIK JIKA SAKIT CUKUP DI PUSKESMAS, RSUD HANYA UNTUK WARGA DAERAH LAIN

Selasa, 24 May 2016 | 11:01

Jumlah Puskesmas di Kab Gresik 32 Puskesmas, untuk rawat inap sebanyak 12 puskesmas dan rawat jalan 20 puskesmas, juga di dukung 74 puskesmas pembantu dan 247 Ponkesdes, ini semua sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Jadi saya berharap agar warga Gresik jika sakit cukup berobat di Puskesmas, sedang RSUD Ibnu Sina jadikan sebagai Rumah sakit rujukan  bagi daerah sekitar Gresik seperti Bojonegoro, Lamongan, Tuban dan Mojokerto,  saya tidak ingin warga Gresik berobat di RSUD biar RSUD Ibnu sina di penuhi warga luar Daerah, demikian disampaikan Bupati Gresik saat membuka Pendidikan dan pelatihan manajemen Puskesmas di ruang Putri cempo selasa (24/5), diklat yang rencananya berlangsung mulai Tgl 24 s/d 1 juni, diikuti 40 peserta yang terdiri dari Kepala UPT 31, Dinas kesehatan 6 dan Kepala Tata Usaha 3 peserta.

Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto mengingatkan bahwa Puskesmas merupakan garda terdepan dalam pelayanan dasar kesehatan masyarakat, disamping pengembangan taman Posyandu dan polindes yang juga berfungsi sebagai percepatan pelayanan kesehatan masyarakat. Perhatian Pemerintah Kab Gresik terhadap Kesehatan paling utama, karena program Gresik yaitu menyehatkan masyarakat dan setelah sehat masyarakat dipinterkan, percuma jika pendidikan bagus, infrastruktur baik, tapi masyarakatnya tak sehat kan percuma saja. Puskesmas merupakan pusat pemberdayaan masyarakat/kesehatan, jadi Puskesmas mempunyai peran dan tanggungjawab besar terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat, begitu penting peran Puskesmas. Saya berharap kepada peserta Diklat agar mengikuti dengan baik dan benar, nantinya peserta harus bisa membuat perencanaan kerja dan penggalangan Tim antar Puskesmas.

Sementar itu kepala Badan Diklat Provinsi Jatim Akmal Boedianto mantan Pj Bupati Gresik mengatakan bahwa materi Diklat berupa ceramah, diskusi, dan observasi, di harapkan selama mengikti Diklat,  peserta agar terus mengikuti dengan baik dan benar, karena Diklat Puskesmas ini sangat perlu dan penting dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia agar ke depan ada peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Untuk mengawali Pelaksanaan Diklat, mantan Pj Bupati Gresik Akmal Boedianto di berikan kesempatan pertama oleh Bupati Gresik untuk mengkalungkan tanda peserta Duklat dan dilanjutkan oleh seluruh peserta Diklat. (dwi)

 


Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Gresik
Copyright © 2017 Dinas Komunikasi dan Informatika
Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 60 Telp. 0313975454

WARGA GRESIK JIKA SAKIT CUKUP DI PUSKESMAS, RSUD HANYA UNTUK WARGA DAERAH LAIN

Selasa, 24 May 2016 | 11:01

Jumlah Puskesmas di Kab Gresik 32 Puskesmas, untuk rawat inap sebanyak 12 puskesmas dan rawat jalan 20 puskesmas, juga di dukung 74 puskesmas pembantu dan 247 Ponkesdes, ini semua sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Jadi saya berharap agar warga Gresik jika sakit cukup berobat di Puskesmas, sedang RSUD Ibnu Sina jadikan sebagai Rumah sakit rujukan  bagi daerah sekitar Gresik seperti Bojonegoro, Lamongan, Tuban dan Mojokerto,  saya tidak ingin warga Gresik berobat di RSUD biar RSUD Ibnu sina di penuhi warga luar Daerah, demikian disampaikan Bupati Gresik saat membuka Pendidikan dan pelatihan manajemen Puskesmas di ruang Putri cempo selasa (24/5), diklat yang rencananya berlangsung mulai Tgl 24 s/d 1 juni, diikuti 40 peserta yang terdiri dari Kepala UPT 31, Dinas kesehatan 6 dan Kepala Tata Usaha 3 peserta.

Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto mengingatkan bahwa Puskesmas merupakan garda terdepan dalam pelayanan dasar kesehatan masyarakat, disamping pengembangan taman Posyandu dan polindes yang juga berfungsi sebagai percepatan pelayanan kesehatan masyarakat. Perhatian Pemerintah Kab Gresik terhadap Kesehatan paling utama, karena program Gresik yaitu menyehatkan masyarakat dan setelah sehat masyarakat dipinterkan, percuma jika pendidikan bagus, infrastruktur baik, tapi masyarakatnya tak sehat kan percuma saja. Puskesmas merupakan pusat pemberdayaan masyarakat/kesehatan, jadi Puskesmas mempunyai peran dan tanggungjawab besar terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat, begitu penting peran Puskesmas. Saya berharap kepada peserta Diklat agar mengikuti dengan baik dan benar, nantinya peserta harus bisa membuat perencanaan kerja dan penggalangan Tim antar Puskesmas.

Sementar itu kepala Badan Diklat Provinsi Jatim Akmal Boedianto mantan Pj Bupati Gresik mengatakan bahwa materi Diklat berupa ceramah, diskusi, dan observasi, di harapkan selama mengikti Diklat,  peserta agar terus mengikuti dengan baik dan benar, karena Diklat Puskesmas ini sangat perlu dan penting dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia agar ke depan ada peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Untuk mengawali Pelaksanaan Diklat, mantan Pj Bupati Gresik Akmal Boedianto di berikan kesempatan pertama oleh Bupati Gresik untuk mengkalungkan tanda peserta Duklat dan dilanjutkan oleh seluruh peserta Diklat. (dwi)

 

WARGA GRESIK JIKA SAKIT CUKUP DI PUSKESMAS, RSUD HANYA UNTUK WARGA DAERAH LAIN

Selasa, 24 May 2016 | 11:01

Jumlah Puskesmas di Kab Gresik 32 Puskesmas, untuk rawat inap sebanyak 12 puskesmas dan rawat jalan 20 puskesmas, juga di dukung 74 puskesmas pembantu dan 247 Ponkesdes, ini semua sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Jadi saya berharap agar warga Gresik jika sakit cukup berobat di Puskesmas, sedang RSUD Ibnu Sina jadikan sebagai Rumah sakit rujukan  bagi daerah sekitar Gresik seperti Bojonegoro, Lamongan, Tuban dan Mojokerto,  saya tidak ingin warga Gresik berobat di RSUD biar RSUD Ibnu sina di penuhi warga luar Daerah, demikian disampaikan Bupati Gresik saat membuka Pendidikan dan pelatihan manajemen Puskesmas di ruang Putri cempo selasa (24/5), diklat yang rencananya berlangsung mulai Tgl 24 s/d 1 juni, diikuti 40 peserta yang terdiri dari Kepala UPT 31, Dinas kesehatan 6 dan Kepala Tata Usaha 3 peserta.

Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto mengingatkan bahwa Puskesmas merupakan garda terdepan dalam pelayanan dasar kesehatan masyarakat, disamping pengembangan taman Posyandu dan polindes yang juga berfungsi sebagai percepatan pelayanan kesehatan masyarakat. Perhatian Pemerintah Kab Gresik terhadap Kesehatan paling utama, karena program Gresik yaitu menyehatkan masyarakat dan setelah sehat masyarakat dipinterkan, percuma jika pendidikan bagus, infrastruktur baik, tapi masyarakatnya tak sehat kan percuma saja. Puskesmas merupakan pusat pemberdayaan masyarakat/kesehatan, jadi Puskesmas mempunyai peran dan tanggungjawab besar terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat, begitu penting peran Puskesmas. Saya berharap kepada peserta Diklat agar mengikuti dengan baik dan benar, nantinya peserta harus bisa membuat perencanaan kerja dan penggalangan Tim antar Puskesmas.

Sementar itu kepala Badan Diklat Provinsi Jatim Akmal Boedianto mantan Pj Bupati Gresik mengatakan bahwa materi Diklat berupa ceramah, diskusi, dan observasi, di harapkan selama mengikti Diklat,  peserta agar terus mengikuti dengan baik dan benar, karena Diklat Puskesmas ini sangat perlu dan penting dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia agar ke depan ada peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Untuk mengawali Pelaksanaan Diklat, mantan Pj Bupati Gresik Akmal Boedianto di berikan kesempatan pertama oleh Bupati Gresik untuk mengkalungkan tanda peserta Duklat dan dilanjutkan oleh seluruh peserta Diklat. (dwi)