— Dengan Semangat HUT Pemerintah Kabupaten Gresik Yang Ke-46, dan Hari Jadi Kota Gresik Yang Ke-533, Mari Bersama Kita Wujudkan Gresik, Kota Industri Yang Agamis, Sejahtera, Kreatif, Inovatif dan Berbudaya —
Scroll kebawah untuk melanjutkan

Wabup Gresik Himbau Guru Berperan Aktif Berikan Edukasi Bahaya Dan Pencegahan Corona Kepada Para Siswa Di Bawean

Rabu, 18 March 2020 | 17:15
Wakil Bupati Gresik, Moh. Qosim, dalam agenda kunjungan kerjanya ke Bawean, Gresik, juga mengajak seluruh jajaran di lingkungan dinas pendidikan di Bawean untuk bersama-sama mengantisipasi penyebaran virus covid-19.
Wabup Moh. Qosim juga berkesempatan meninjau SMP Negeri 7 Gresik di Sangkapura, Bawean, Kabupaten Gresik sebagai salah satu lembaga pendidikan yang menerapkan kebijakan belajar dirumah. Kendati demikian, pihak sekolah telah menyiapkan upaya agar proses belajar tetap berjalan optimal.
Di sekolah tersebut, sistem pembelajaran dan juga latihan soal untuk persiapam ujian dilakukan dengan cara menyiapkan materi pembelajaran dan pemgiriman lewat jaringan server di sekolah. Kemudian siswa bisa mengunduh bahan materi pembelajaran dari rumah melalui akun google drive yang disiapkan pihak sekolah.
Kemudian siswa dapat mengerjakan soal yang telah diberikan. Setelah selesai mengerjakan, para siswa mengirimkan hasil jawaban kepada masing-masing guru mata pelajaran dan kemudian dikoreksi. Dan hasil nilai dapat langsung direkap oleh pihak sekolah.
Wabup Moh. Qosim usai melakukan peninjauan mengatakan, bahwa dengan merebaknya virus covid-19 atau corona seperti saat ini, sangat berpengaruh pada sejumlah aktifitas, salah satunya sektor pendidikan.
Banyak sekolah di Kabupaten Gresik yang meliburkan aktifitasnya dan diganti dengan kegiatan belajar dirumah. Namun, dengan situasi seperti saat ini, Pemkab Gresik sudah melakukan antisipasi agar proses pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
"Ditengah kondisi merebaknya corona seperti saat ini, memang berdampak pada berbagai sektor, salah satunya sektor pendidikan. Namun disisi lain, kita juga harus mempunyai langkah dan strategi untuk mengantisipasi agar tidak berdampak terlalu besar. Seperti yang dilakukan oleh SMP Negeri 7 Gresik misalnya. Sudah menerapkan kebijakan yang ada. Proses pembelajaran hingga penilaian juga dilakukan terpisah dan dengan sistem online," kata Wabup Qosim.
Ini dilakukan, sambungnya, adalah sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi merebaknya wabah corona yang membuat resah masyarakat.
Selain upaya antisipasi, Wabup Qosim meminta kepada jajaran kepala sekolah hingga para guru untuk tetap melakukan pengawasan terhadap para siswanya. Mereka juga diminta untuk aktif memberikan penjelasan dan edukasi terhadap wabah corona dan juga cara pencegahannya.
"Para kepala sekolah dan guru juga kami minta aktif memberikan edukasi dan pengawasan terhadap para siswanya. Yang terpenting menerapkan pola pencegahan seperti yang disosialisasikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik," imbuhnya. (iis / Humas Pemkab Gresik/edited by Diskominfo Kab. Gresik)  
Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Gresik
Copyright © 2019 Dinas Komunikasi dan Informatika
Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 60 Telp. 0313975454