BUKA BURSA INOVASI DESA, BUPATI GRESIK SIAP JADIKAN KABUPATEN GRESIK SEBAGAI LUMBUNG INOVASI

Selasa, 11 December 2018 | 17:17
Gresik – Dalam upaya peningkatan kapasitas desa sesuai dengan amanan Undang-undang nomor 6 Tahun 2014, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menggelar Bursa Inovasi Desa tahun 2018. Ini juga merupakan program inovasi daerah tingkat kabupaten Gresik.
Kegiatan tersebut dilangsungkan di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Selasa pagi (11/12) serta dibuka secara resmi oleh Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto.
Kepala Dinas PMD Kabupaten Gresik Edy Hadisiswoyo dalam laporannya menuturkan bahwa, PID ini diselenggaraka  oleh Kemnenterian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) dengan dukungan pendanaan dari Bank Dunia melalui restrukturisasi program yang sebelumnya difokuskan pada pendampingan desa dalam pelaksanaan UU Desa.
Bursa Inovsi Desa merupakan sebuah forum penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi yang berkembang di desa. Kegiatan ini juga untuk mendukung pelaksanaan inovasi desa dan tingkat kecamatan sebagai wahana pertukaran dan inovasi desa,” ujarnya.Ia menambahkan, bahwa dengan adanya pelaksanaan bursa inovasi desa ini diharapkan dapat emembantu Pemerintah Desa serta masyarakat dalam memasukkan PID kedalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDES) mulai tahun 2019 mendatang yang tersusun secara sistematis, terencana, efisien dan efektif melaui Dinas  Pemberdayaan Masyarakat dan Desa agar tidak mengalami kesulitasn saat mensosialisikan program inovasi desa ini kepada masyarakat.
Sementara itu, Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto dalam sambutanya mengatakan bahwa inovasi merupakan lahirnya hal baru yang belum pernah ada sebelumnya. Dirinya mengatakan bahwa Pemerintah Daerah mendukung berbagai macam inovasi yang diciptakan di masing-masing desa, asalkan inovasi tersebut memberikan manfaat terutama bagi kesejahteraan masyarakat.“Kami selaku Pemerintah Daerah menganjurkan agar semua desa di Gresik mempunyai inovasi baru. Paling tidak satu desa satu inovasi,” ujar Bupati Sambari.
Masih menurut Bupati Sambari, perlunya inovasi jug mempunyai tujuan dalam menunjang dan mendukung inovasi di negeri sendiri. “Seperti saat sekarang, pemerintah daerah membuat terobosan dengan mengembangkan inovasi pariwisata lokal di daerah desa masing-masing perkecamatan. Akan tetapi tak hanya pariwisata, kita coba kembangkan kesenian dan kebudayaan yang kita miliki,” pungkasnya.Melalui kegiaatan ini pula, sambung Bupati, adanya replikasi dan percontoham bagi desa-desa lain serta bertukar inovasi sesuai dengan keadaan daerah masing-masing. “Harapan kami adalah menjadikan Kabupaten Gresik sebagai lumbung inovasi,” tegas Bupati disambut tepuk tangan peserta BID.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Koordinator Provinsi Konsultan Pendamping Wilayaj (KPW) 4 Jatim  Kementerian Desa Bakron Hadi serta Tenaga Ahli Pengembangan Kapasitas Program Inovasi Desa Jatim Miftahul Munir, (iis / Humas Pemkab Gresik/edited by Diskominfo Kab. Gresik)