GRESIK DINILAI TERBAIK DALAM PENERAPAN BUDAYA K3 DI JAWA TIMUR

Jumat, 1 February 2019 | 15:16

Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto kembali dinobatkan sebagai Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terbaik di tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2019.

Dalam penghargaan Pembina terbaik K3 itu, Bupati Sambari menempati peringkat ke 2 dari Sepuluh Kabupaten/Kota penerima penghargaan pembina K3 di Jawa Timur.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim dari Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono, bersama Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PPK dan K3) Sugeng Priyatno, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (01/02).

Mewakili Bupati, Dr. H. Moh. Qosim mengaku bersyukur atas diraihnya predikat Pembina K3 terbaik di Jawa Timur tersebut.

“Kami turut bersyukur, Bupati Gresik dinilai sebagai pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja terbaik di Jawa Timur. Dari 38 Kabupaten/Kota di Jatim, hanya ada 10 Kabupaten/Kota yang menerima penghargaan. Dan kami berada diperingkat kedua,” ujar Wabup Qosim.

Ia melanjutkan, penghargaan tersebut merupakan prestasi membanggakan yang diterima Kabupaten Gresik di awal tahun 2019 ini.

Sebagaimana diketahui bahwa di Jawa Timur saat ini terdapat 331 perusahaan yang telah menerapkan budaya K3 sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku. Dan mayoritas perusahaan yang menerapkan budaya K3 adalah perusahaan di Kabupaten Gresik, yakni mencapai 59 perushaaan.

“Dibanding dengan tahun sebelumnya, tahun ini penerapan budaya K3 di Kabupaten Gresik mengalami kenaikan. Dan ini diharapkan menjadi pemicu perusahaan lainnya di Gresik untuk ikut serta memaksimalkan penerapan budaya K3, sehingga zero accidenttiap perusahaan di Gresik dapat ditekan. Tentunya  hal ini berbanding lurus dengan produktivitasnya,” imbuh Wabup Qosim.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik Ninik Asrukin menjelaskan bahwa sejauh ini Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Tenaga Kerja juga selalu melakukan koordinasi dalam melakukan pembinaan-pembinaan dan pengawasan terhadap perusahaan di Kabupaten Gresik dalam penerapan K3.

Ia juga menjelaskan bahwa selain Pemkab Gresik, di tempat yang sama sejumlah perusahaan juga menerima penghargaan. “Diantaranya adalah penghargaan zero accident dan juga Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3),” kata Kadisnaker.

Dirinya berharap, Kabupaten Gresik dapat meningkatkan prestasi yang sama di tahun mendatang.”Tentunya seiring dengan komitmen perusahaan dan pembinaan-pembinaan yang akan terus kami lakukan,” pungkas Nunik. (iis / Humas Pemkab Gresik / edited by Diskominfo Kab. Gresik)