PEMKAB GRESIK DUKUNG UPAYA PENINGKATAN EKONOMI UMKM MELALUI E-COMMERCE

Sabtu, 3 November 2018 | 14:44

Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim mendukung upaya Kemenkominfo dalam menggerakkan usaha ­e-commerce bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Gresik dalam bertransaksi secara online.

Hal tersebut mengingat potensi besar akan perkembangan transaksi online di Kabupaten Gresik terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Wabup Qosim saat menghadiri forum sosialisasi belanja dan jualan online yang diselenggarakan di gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro, Gresik, Jumat (02/11/2018). Kegiatan tersebut dihadiri oleh ratusan pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Gresik.

Keguatan tersebut juga menggandeng Dekranasda Gresik yang diketuai oleh Hj. Maria Ulfah Sambari serta marketplace Bukalapak untuk mengedukasi pelaku UMKM terkait penggunaan e-commerce.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para pelaku UMKM dapat semakin terstimulasi untuk memaksimalkan e-commerce dalam mengembangkan usaha,” ujar Wabup Qosim.

Wabup melanjutkan, transaksi jual-beli secara online saat ini semakin populer seiring dengan kemajuan teknologi informasi di tengah masyarakat. Apalagi, pelaku UMKM di Gresik saat ini telah mencapai ribuan pelaku usaha dengan berbagai produk yang dipasarkan.

“Hal ini semakin mempermudah untuk menghubungkan antara penjual dan pembeli. Utamanya produk dengan brand asli Gresik akan semakin dikenal di seluruh penjuru tanah air,” imbuh Wabup.

Pada kegiatan tersebut juga turut hadir Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian & Maritim pada Kemenkominfo, Septriana Tangkary.

Septriana menjelaskan bahwa melalui kegiatan tersebut, dirinya ingin melakukan sosialisasi gerakan ‘Ayo UMKM jualan online’ kepada pelaku usaha di Gresik.

“Saat ini dari data Badan Pusat Statistik (BPS), kontibusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai 61,41% dengan jumlah UMKM mencapai 60 juta unit dan di Gresik. Namun hanya 8% saja atau sekitar 3,79 juta pelaku usaha yang sudah memanfaatkan platform online,” tuturnya.

Padahal, sambung Septriana, tren pergerakan konsumen semakin memberat di transaksi online. “Maka kami berharap kepada pelaku UMKM di Kabupaten Gresik untuk memanfaatkan peluang ini,” sambungnya. (iis / Humas Pemkab Gresik/edited by Kab. Gresik)