Bila Idul Fitri adalah lentera, izinkan membuka tabirnya dengan maaf agar cahayanya menembus jiwa fitrah dari tiap khilaf

Sejumlah Pejabat Pemkab Gresik Ikuti Workshop Kearsipan

Kamis, 2 May 2019 | 09:36

Saat membuka workshop pengisian instrument pengawasan kearsipan internal, Wakil Bupati Gresik mengingatkan bahwa keberadaan arsip ini sangat penting. Karena menurutnya, arsip tersebut identik dengan data. Semua kebijakan penting yang dikeluarkan Pemrintah dipastikan berdasarkan data yang ada.

Peringatan Wabup Qosim ini disampaikan kepada 150 orang peserta workshop yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan kearsipan yang berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik, Selasa (30/4/2019).

Peserta tersebut adalah para petugas arsiparis serta para Sekretaris dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Gresik.

“Betapa pentingnya sebuah arsip misalnya, baru-baru ini ada tuduhan berbagai kecurangan pemilu. Ketika arsip yang berupa C1 Plano ditunjukkan, maka berdasarkan arsip tersebut dapat ditentukan siapa yang benar dan yang salah. Tentu dapat menghindari keributan” ungkap Qosim mencontohkan.

Untuk itu menurut wabup Qoism, Pemerintah atau Lembaga apapaun punya kepentingan untuk mengelola arsip ini secara propesional.

“Arsip tidak boleh terbengkalai sembarangan atau bahkan dibuang. Arsip ada masa retensinya, ada yang setahun, lima tahun. Bahkan beberapa arsip bisa berlaku selamanya” Tandas Qosim.

Qosim juga memberi perhatian khusus terhadap penyimpanan arsip dan Gudang arsip. Katanya, misalnya ada Gudang arsip dibakar atau terbakar. Tentu arsipnya tidak harus ikut terbakar dengan menyimpan soft copynya.  

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkab Gresik Reny Bintari melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Sutrisno mengatakan, Sistem kearsipan yang baik akan menjamin lembaran arsip dan informasinya dapat dimanfaatkan dengan baik sejak dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan.

“Kami berharap ke depan tidak ada lagi arsip Pemerintah Kabupaten Gresik jatuh ke tangan yang tidak berhak. Yang harus kita ingat, arsip bukan hanya selembar kertas tua yang bau, tetapi arsip adalah aset negara yang tidak boleh kita sia-siakan” tandasnya.

Pada workshop pengisian instrument pengawasan kearsipan internal, Pemkab Gresik menghadirkan naras sumber dari Dinas Kearsipan Propinsi Jawa Timur, Rita Kustanti. (sdm/edited by Diskominfo Kab. Gresik)

Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Gresik
Copyright © 2019 Dinas Komunikasi dan Informatika
Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 60 Telp. 0313975454