GRESIK, 22 Oktober 2026 – Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Driyorejo menggelar Forum Kolaborasi dan Lokakarya Lintas Sektor bersama Puskesmas di Kantor Kecamatan Driyorejo, Rabu (21/10).
Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi dan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif, Camat Driyorejo Muhammad Amri, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dr. Mukhibatul Khusna, serta para undangan dari Puskesmas Driyorejo dan Puskesmas Karangandong.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif menegaskan pentingnya memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak. Ia menyampaikan bahwa masyarakat Kabupaten Gresik yang belum terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak perlu khawatir untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Menurutnya, Kabupaten Gresik telah menerapkan program Universal Health Coverage (UHC) yang menjamin akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Bagi masyarakat yang memiliki KTP Gresik, tidak perlu khawatir untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen memastikan masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang dibutuhkan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat Kabupaten Gresik dapat mengakses pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan sesuai dengan ketentuan program yang berlaku.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dr. Mukhibatul Khusna menyampaikan bahwa Puskesmas Driyorejo telah menyediakan 10 tempat tidur untuk pelayanan rawat inap, sedangkan Puskesmas Karangandong memiliki empat tempat tidur.
Tingginya jumlah kunjungan pasien rawat jalan maupun rawat inap turut menjadi tantangan dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Puskesmas Driyorejo melayani sekitar 350 pasien per hari, sedangkan Puskesmas Karangandong melayani sekitar 150 pasien per hari. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama, terutama dalam upaya mengatasi antrean pasien dan meningkatkan efektivitas pelayanan.
Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Kesehatan terus berupaya memprioritaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan agar masyarakat dapat memperoleh layanan yang optimal, mudah diakses, dan sesuai kebutuhan.
Salah satu program unggulan yang terus didorong adalah Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini telah mencapai cakupan sebesar 46 persen dari masyarakat Kabupaten Gresik. Pelaksanaannya di setiap kecamatan diharapkan dapat membantu mendeteksi secara dini berbagai penyakit yang berpotensi muncul di masyarakat sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Selain itu, Dinas Kesehatan juga memperkuat upaya penelusuran kasus tuberkulosis (TBC) serta pencegahan dan penanganan stunting melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Gresik.
Dalam upaya eliminasi TBC pada 2028, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan-perusahaan di Kecamatan Driyorejo, diharapkan dapat semakin ditingkatkan. Keterlibatan dunia usaha dinilai penting untuk mendukung upaya penemuan kasus, edukasi, serta penanganan TBC di masyarakat.
Sementara itu, dalam upaya menekan angka stunting, TP PKK terus berperan aktif melalui berbagai kegiatan dan inovasi di tingkat desa. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta pencegahan stunting sejak dini.
Melalui Forum Kolaborasi dan Lokakarya Lintas Sektor ini, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap koordinasi antara perangkat daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TP PKK, dan dunia usaha dapat semakin kuat.
Dengan demikian, berbagai tantangan di bidang kesehatan dapat ditangani secara bersama-sama demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gresik. (rzr)